10 Ha Sawah Tertimbun

BE/Minggu, 09-Maret-2008

 

 

 


KEPAHIANG, BE -Sepuluh hektar sawah serta 1/4 hektar kebun kopi milik warga Tebat Monok, Kepahiang, tertimbun tanah bekas galian proyek box cluvert di jalan alternatif Tebat Monok-Kelobak. Tebal tanah kuning yang menimbun sawah dan kebun itu sekitar 15 hingga 50 Cm.
Akibat tertimbunnya sawah itu, para petani tak bisa menanam padi. Padahal sebelumnya sawah itu sudah dibajak dan siap ditanam. Selain itu, kebun kopi milik warga rusak.

Longsor itu sendiri terjadi diduga akibat pengerjaan penggalian proyek box cluvert senilai Rp 100 juta itu tak memperhatikan kondisi sekitar. Sehingga ketika hujan deras, tanah galian itu terseret dan memenuhi sawah serta kebun yang ada di sekitarnya.

Kades Tebat Monok Hendri saat ditemui ketika meninjau sawah yang tertimbun longsor mengatakan 10 hektar sawah yang tertimbun longsoran itu diantaranya milik Lani, Wahid, Hendri, Pawi, Ali, Ari dan Rusdi. Warga yang sawah dan kebun tertimbun longsor sudah melapor ke saya. Setelah saya cek ke lapangan ternyata laporan itu benar, katanya.

Mengetahui sawah dan kebun warganya tertimbun longsor, menurut Hendri, dia langsung berusaha menemui Pelaksana Proyek Box Cluvert. Hanya saja, ketika ditemui sang pelaksana tak ada di tempat. Yang ada hanya ada kepala tukang dan para tukang, ujarnya.

Stop Pengerjaan
Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, menurut Hendri, pihaknya telah meminta kepala tukang untuk menghentikan pekerjaan proyek itu hingga masalah ini bisa diselesaikan. Kalau tak ada penyelesaian, kita khawatirkan akan menimbulkan masalah. Bisa saja warga bertindak brutal. Oleh sebab itu, kita minta pengerjaan ditunda dulu hingga ada penyelesaian, katanya.

Lebih lanjut Hendri mengatakan selama ini dia sendiri tidak mengetahui kalau Proyek Box Cluvert itu telah dilaksanakan. Baik Dinas PU, kontraktor maupun para tukang yang bekerja dan tinggal di lokasi tak pernah melapor. Saya tahu malah ketika ada masalah seperti ini, keluhnya.

Ali, salah seorang pemilik sawah yang tertimbun longsor kepada BE mengharapkan pihak kontraktor untuk mengganti rugi masalah ini. Soalnya, akibat kelalaian, sawahnya tertimbun longsor.

Disisi lain, Kusri, Kepala Tukang Proyek Box Cluvert itu mengatakan mereka hanya sebatas pekerja. Apa yang disampaikan oleh kades akan kami teruskan kepada pelaksananya. Yang jelas kami siap menghentikan pengerjaan, aku Kusri yang mengaku sudah 3 minggu bekerja membangun box cluvert itu.(136)

One comment on “10 Ha Sawah Tertimbun

  1. waduh hebat sekali euy ! ! itu Box culvertnya segede apa kira2 kalau dari penumpukan tanah galiannya bisa menimbun sawa dan ladang seluas 10 Ha dan 1/4 Ha setebal 10 cm~15 Cm ? apa mungkin penerima berita salah dengar ? bisa saja tanah bukit disebelah galian box culvert yang longsor ?
    hatur nuhun kalau komentar ieu aya numaca >.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s