Seratus Hektar TNKS Dijaga 2 Petugas

BE/Senin, 10-Maret-2008

 

 

 


TUBEI, BE – Boleh jadi kerusakan hutan dan maraknya
pencurian kayu dari kawasan hutan di Kabupaten Lebong akibat kurangnya pengawasan pihak terkait. Kurang pengawasan itu boleh jadi akibat kurangnya petugas dari jajaran terkait.

Ini misalnya, bisa dilihat dari pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang jumlah personil yang ditugaskan untuk mengawasi luas taman yang mencapai
ratusan hektar lebih atau tepatnya 111.035 hektar
hanya dua petugas.

Bupati Lebong Drs H Dalhadi Umar BSc mengemukakan, dengan kondisi itu Pemkab berharap akan menjadi salah satu pokok perhatian pihak terkait. Termasuk pihak PBB melalui UNESCO yang telah melihat kondisi kawasan TNKS Lebong beberapa waktu lalu.
Menurut Dalhadi, pemerintah pusat dan dunia internasional juga perlu menunjukkan perhatiannya atas kondisi hutan di Lebong secara konkret. Apalagi, Pemkab Lebong sudah menyatakan siap atas pencanangan dan uji coba sebagai salah satu kabupeten konservasi di Indonesia.

Kita sudah kerap sampaikan kondisi kekinian kawasan hutan di Lebong. Menyangkut permasalahan dan kendala yang kita hadapi. Karenanya, kami sangat berharap ada dukungan rill dari pihak terkait. Sebab, masyarakat yang tinggal di desa yang berbatasan dengan kawasan juga masih hidup dalam kemiskinan, ujar Bup Dalhadi saat ditemui belum lama ini.

Bup Dalhadi kembali menegaskan komitmen dan keseriusan Pemkab Lebong memerangi tindakan pencurian kayu atau illegal logging. Sebab, kata dia, rusaknya hutan akan berbuah bencana: banjir dan longsor mengancam di musim
penghujan serta kekeringan dimusim kemarau.
Masyarakat Lebong juga harus percaya, konservasi itu bukan untuk menyengsarakan rakyat. Tapi untuk mensejahterakan. Hutan boleh dimanfaatkan tetapi tidak boleh dirusak, katanya. (467)

By Akar Foundation Posted in Lebong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s