Masyarakat Renah Jaya Tolak Gabung ke Lebong

RB/Jumat, 02-Nopember-2007

ARGA MAKMUR – Sebanyak sembilan orang tokoh masyarakat perwakilan dari warga Desa Renah Jaya Kecamatan Giri Mulya kemarin mendatangi Pemkab BU. Mereka menggelar pertemuan dengan Bupati BU dan unsur muspida untuk menyampaikan aspirasi terkait konflik tapal batas di Desa Renah Jaya.  

Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan 8 butir pernyataan sikap. Pertama; menyatakan tetap ingin bergabung dengan Kabupaten BU, kedua membantah pernyataan Kabupaten Lebong terkait penurunan spanduk Unesco dan papan merk Kabupaten Lebong.

Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan bahwa pernyataan pihak Kabupaten Lebong telah melecehkan kewibawaan pemerintahan Kabupaten BU. Serta menganggap Kabupaten Lebong telah melakukan aksi provokasi masyarakat Desa Renah Jaya. Ketiga; membantah jika penurunan spanduk tersebut dilakukan oleh Camat Giri Mulya, Alex Periansyah yang dibantu aparat TNI/Polri seperti yang dituduhkan Lebong.

Kempat; menyampaikan bahwa terkait situasi tersebut masyarakat di Desa Renah Jaya menjadi tidak nyaman dan saling mencurigai. Akibatnya mudah terpancing oleh pernyataan-pernyataan provokatif dari pihak Kabupaten Lebong. Kelima; meminta perlindungan hukum dan dukungan politis terhadap warga Desa Renah Jaya. Keenam meminta agar Pemkab BU menindaktegas pelaku aksi-aksi provokasi.

Ketujuh mendukung setiap tindakan Camat Giri Mulya dan terakhir meminta agar Pemkab BU menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat Renah Jaya untuk tetap ingin bergabung dengan Kabupaten BU.

9 tokoh ini menyatakan bahwa aspirasi mereka murni pernyataan warga Desa Renah Jaya. ”Tidak ada tekanan atau intervensi pihak lain terkait pernyataan sikap ini,” ujar warga yang tidak bersedia disebutkan namanya dengan alasan keamanan.

Dalam pertemuan itu juga dihadiri langsung oleh Camat Giri Mulya, Alex Periansyah, Kapolsek Giri Mulya, AKP Arif Rahman, SH. Kepada RB kemarin usai melakukan pertemuan, keduanya membantah jika kondisi perbatasan tegang. Mereka menyatakan bahwa kondisi saat ini masih kondusif dan tidak ada gejolak yang berarti. ”Masih aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Giri Mulya singkat.

Sementara itu, Bupati BU, ir. Imron Rosyadi, MM usai pertemuan menyatakan, Pemkab BU tetap berpegang pada aturan yang ada, dan akan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian konflik tersebut kepada pihak provinsi hingga pusat. (waw)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s