Kayu 100 Rumah Trans, Diduga Illegal

BE/Sabtu, 26-Januari-2008

 

 

 


KOTA PADANG, BE – Aksi perambah dan penebangan hutan secara liar di Kec Kota Padang sudah benar-benar meresahkan. Bahkan informasi terakhir yang diperoleh koran ini, kayu yang dipasok untuk pembangunan 100 rumah transmigrasi di Desa Lubuk Mumpo Kec Kota Padang tahun 2007 itupun, adalah hasil kayu-kayu curian dari hutan lindung Kota Padang.

Pembangunan 100 rumah transmigrasi di Desa Lubuk Mumpo Kec Kota Padang diduga kuat kayu-kayunya adalah kayu hasil curian dari hutan lindung Kota Padang.

Namun entah mengapa seperti yang sudah pernah diungkapkan sebelumnya, semua pihak terkesan tutup mata termasuk aparat penegak hukum sendiri, ungkap Ketua Komisi III DPRD Kab RL Yurizal BMe pada koran ini, kemarin.

Yurizal yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat itu mengatakan, bahwa dia sudah banyak sekali mendapat laporan dari masyarakat soal banyaknya illegal loging di wilayah itu. Termasuk soal dugaan pembangunan 100 rumah di transmigrasi Lubuk Mumpo Kec Kota Padang yang diduga menggunakan kayu ilegal, itu juga laporan dari masyarakat.

Saya sudah banyak mendapat laporan dari masyarakat, dan informasi tersebut mendekati kebenaran, ungkap Yurizal.Untuk itu kami mengharapkan kepada pemerintah daerah termasuk aparat agar mengusut tuntas dugaan tersebut. Memang dugaan tersebut baru sebatas informasi saja.

Tapi biasanya informasi tersebut jika sudah banyak yang membicarakan, tentunya sudah mendekati kebenaran. Termasuk Dishutbun, peran Dishutbun dalam dugaan ini sangat besar sekali. Untuk itu sekali lagi kami mengharapkan agar semua pihak dapat memperhatikan masalah tersebut, tutur politisi partai Golkar itu. (131)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s