Pemkab Didesak Evaluasi Tim Illegal Logging

Rakyat Bengkulu. Rabu, 28-Nopember-2007    
 
LEBONG – Sejumlah pemuda mendesak Pemkab Lebong mengevaluasi tim illegal logging. Pasalnya, sejak dibentuk beberapa bulan lalu, operasi yang dilakukan telah mengakibatkan terjadinya tiga peristiwa besar. Yakni, pembacokan di Tapus, pembongkaran rumah di Transmangkurajo dan penangkapan ketua tim pemberantasan illegal logging Ryan Antoni.
 
Diyakini, ketiga perisitwa tersebut terjadi sebagai akibat ketidaktepatan pendekatan yang digunakan. Pendekatan bersifat arogan dan refresif yang biasa digunakan rezim orde baru itu sebaiknya tidak digunakan lagi. Sebab, terbukti tidak membuahkan hasil.Bahkan sebaliknya, telah menjadi pemicu terjadinya konflik vertikal. Karena itu, tetap mempertahankanya, sama artinya membuat dinamit sosial, kata Pemuda Tapus Sugianto.

Menurut Sugianto, mestinya tim memahami secara baik latar belakang budaya dan sejarah masyarakat. Apalagi, sebagian masyarakat masih memiliki traumatik terhadap perlakuan oknum petugas di masa rezim orde baru. Bahkan, sebagian masyarakat masih menyakini kalau persoalan kehutanan lah yang menjadi penyebab kehidupan mereka terpuruk.

Mestinya, menggunakan pendekatan budaya. Baik dalam berkomunikasi, membuat keputusan dan menjalankan keputusan terhadap dugaan adanya kayu illegal. Sebenarnya, tidak ada masyarakat yang mau melindunginya atau menutup-nutupi suatu perbuatan tidak terpuji. Tapi sayangnya, selama ini masyarakat tidak pernah dilibatkan, kata Sugianto.

Sementara itu, Tokoh pemuda Muara Aman, Lovi Irawan mengaku khawatir, apabila tidak segera dievaluasi, pendekatan yang digunakan tim akan menimbulkan persepsi sebaliknya di dalam masyarakat. Kendati Pemkab berkoar-koar mengatakan tujuannya untuk mensejahterahkan masyarakat, akan sulit dipercayai masyarakat. Sebab, dalam realitasnya, masyarakat tetap merasa menjadi korban dari suatu kebijakan.

Apalagi sering disebut-sebut kalau tujaun pemberantasan illegal logging tidak lain untuk mendapatkan kompensasi. Jadi bukan tidak mungkin, sebagian masyarakat malah menilainya secara kontradiktif bahwa demi kompensaai, tapi kami malah dikorbankan, kata Lovi. (dmi)

By Akar Foundation Posted in Lebong

One comment on “Pemkab Didesak Evaluasi Tim Illegal Logging

  1. meskipun untuk berkomentar saya agak terlambat tapi tdk ada salahnya menuangkan sedikit pandangan untuk kemajuan lebong, sepertinya untuk menghindari terjadinya misskomunikasi diantara masyarakat dengan pemerintah lebong, memang sebaiknya dilakukan kajian serta evaluasi pada keberadaan tim ilegal loging yang bukan dimaksudkan untuk menghilangkan tim tapi untuk lebih mengefektifkan kinerja tim yang pada saat itu bekerja sendirian karena banyak pencurian kayu yang di ‘backing-ngi’oleh oknum aparat (malah menurut informasi yang saya dapat ada oknum polisi yang terkena razia saat itu dan sudah diserahkan ke polda…meskipun gak tau kelanjutannya..atau malah tidak diproses, sementara proses ryan dipublikasi besar2an..disini seperti ada keberpihakan dari media), padahal pencurian terjadi didepan mata, dan kelihatannya perbaikan itu telah dilakukan, ini pun didukung oleh pemerintah pusat yang dengan mengganti kapolres dan kapolda baru dengan dipinjami heli untuk dapat melihat areal kerusakan dari udara dan sedikitnya jika dilihat dari sepak terjang awal cukup menjanjikan bagi pemberantasan ilegal loging dilebong khususnya dan dibengkulu umumnya..semoga kita dapat semakin mendorong kemajuan lebong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s