Titia Lemau

Rejang Lebong

Posted on Mei 3, 2008. Filed under: Titia Lemau |

by : Taufik Rahzen
REJANG Lebong, kabupaten di Bengkulu yang pusat pemerintahannya berada di Bukit Besar, memiliki kedekatan dengan angka “empat”, seperti “Empat Ajai” dan “Rejang Empat Petulai”. Konsepsi macam itu bisa menandai orang-orang Rejang memiliki wawasan geopolitik mengenai ruang persebaran mereka di Bengkulu.Suku bangsa Rejang, salah satu suku dengan sebaran populasi yang terbesar di Bengkulu, [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Berpaling pada Kekayaan Lokal

Posted on Mei 3, 2008. Filed under: Titia Lemau |

by : Dodi Ahmad Fauji

Globalisasi sudah di depan mata, dan siapa pun susah menapis angin globalisasi yang berembus begitu kencang. Imbasnya memang keseragaman yang berhasil dimainkan dengan gemilang melalui mesin-mesin kapitalisme. Semua sedang menuju ke ’seragaman’. Makanan seragam: Coca Cola atau Mc Donald. Selera musik didikte: Pop, R&B, Rock, Jazz, pokoknya musik serba pop culture.
Suka [...]

Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )

Tak Melulu Daun Setawar

Posted on Mei 3, 2008. Filed under: Titia Lemau |

by : Sjifa Amori
Perpuisian Indonesia mengalami perkembangan yang, sederhananya, dibagi dalam tiap dekade. Namun pengaruh syair pola pantun masih saja lekat, sadar atau tak sadar.

Di awal tahun 2000-an, ketika masih di tingkat awal bangku SMA, bekal pengetahuan saya akan pantun samalah halnya dengan kebanyakan anak sekolahan seusia itu. Dari pelajaran Bahasa Indonesia, pantun diidentifikasi sebagai [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Demokrasi, Negara. dan Generasi Kerdil

Posted on Maret 28, 2008. Filed under: Titia Lemau |

Oleh : Israr Iskandar
Dosen Sejarah Universitas Andalas Padang
Demokrasi dan demokratisasi yang kini berjalan sejatinya (meminjam istilah Mohammad Hatta yang diambilnya dari kuplet sajak Schiller) tidak melahirkan ‘generasi kerdil’. Namun, kenyataannya zaman besar ini justru memberi ruang muncul dan berkembangnya kaum pragmatis dan oportunis berorientasi pada kepentingan pribadi dan kelompok sendiri.
Di tengah situasi transisi politik [...]

Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )

Pengakuan Masyarakat Hukum Adat

Posted on Maret 27, 2008. Filed under: Titia Lemau |

JANEDJRI M GAFFAR Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi  
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragam dari berbagai sisi, baik geografis, ras, suku, bahasa, maupun agama. Keragaman tersebut membentuk keragaman sistem bermasyarakat dan adat istiadat yang dipatuhi serta dijalankan masyarakatnya. Masyarakat yang memiliki struktur dan norma-norma tersendiri yang tetap hidup dan dipatuhi anggotanya inilah yang disebut sebagai masyarakat [...]

Read Full Post | Make a Comment ( 3 so far )

Keindahan Maaf

Posted on Maret 20, 2008. Filed under: Titia Lemau |

Jaya Suprana
Pertengahan Februari 2008 pada sidang pleno parlemen, Perdana Menteri Australia Kevin Rudd resmi menyampaikan pidato permohonan maaf atas perlakuan buruk terhadap kaum Aborigin pada masa lalu.
Khusus bagi anak-anak Aborigin yang ”dicuri”, dipaksa berpisah dari keluarga mereka yang kemudian disebut The Stolen Generations (Generasi-generasi Tercuri ), Kevin Rudd yang belum lama terpilih sebagai PM Australia [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

UU Pemilu Dari Partai untuk Partai?

Posted on Maret 20, 2008. Filed under: Titia Lemau |

Syamsuddin Haris
Jika tidak ada aral melintang, RUU Pemilu DPR, DPD, dan DPRD akan disahkan dalam Rapat Paripurna DPR hari Senin ini. Masih adakah harapan rakyat bagi terwujudnya perubahan dalam desain undang-undang yang baru?
Setelah berbulan-bulan disiapkan pemerintah dan berbulan-bulan pula dibahas oleh Panitia Khusus DPR, kita tampaknya harus siap menerima kenyataan bahwa tak banyak yang baru [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

“Smart Card” dan Pemiskinan Rakyat

Posted on Maret 20, 2008. Filed under: Titia Lemau |

Ilyani S Andang
Rencana pemerintah membatasi pembelian premium dengan smart card sekali lagi merupakan pukulan bagi konsumen. Setelah kenaikan harga BBM tahun 2005 yang berdampak kian beratnya biaya hidup, pemerintah merencanakan ”pemaksaan pembelian BBM tanpa subsidi”.
Meski keputusan ini untuk mobil pribadi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), akhirnya rakyat juga yang menderita. Dapat saja [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Memastikan Kedaulatan Tuhan

Posted on Maret 20, 2008. Filed under: Titia Lemau |

Budi Kleden
Kita telah meletakkan negara ini di atas dasar kedaulatan rakyat. Maka, tugas negara adalah memastikan kedaulatan rakyat, menjamin perwujudannya, termasuk di dalamnya hak untuk beragama dan beribadat.
Memastikan kedaulatan rakyat berarti abstinensi dari intervensi dalam urusan keagamaan, khususnya doktrin keagamaan. Namun, negara wajib menghukum tindakan kriminal warga, juga yang dilakukan dengan motif agama. Itulah tesis [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

“Supersemar” Tanpa Soeharto

Posted on Maret 20, 2008. Filed under: Titia Lemau |

Oleh Endang Suryadinata
Surat Perintah 11 Maret (1966) genap 42 tahun. Cuma kali ini ”peringatannya” tanpa mantan Presiden Soeharto yang meninggal beberapa waktu lalu.
Salah satu warisannya adalah beragam kontroversi terkait Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) yang belum berakhir hingga kini. Selain itu, dipertanyakan keberadaan naskah asli Supersemar.
Penuh kontroversi
Seusai pemakaman Pak Harto, A Budi Hartono SH selaku [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

« Previous Entries

    About

    Aliansi Masyarakat Adat Rejang Tapus Pat Petulai

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • Komentar-komentar terakhir pada seluruh tulisan dalam RSS
    • Subscribe in Rojo

    Meta

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...