<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Seni dan Budaya Rejang dan Persoalannya</title>
	<atom:link href="http://amarta.wordpress.com/2009/03/13/seni-dan-budaya-rejang-dan-persoalannya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://amarta.wordpress.com/2009/03/13/seni-dan-budaya-rejang-dan-persoalannya/</link>
	<description>Aliansi Masyarakat Adat Rejang Tapus Pat Petulai</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2009 00:55:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: omen</title>
		<link>http://amarta.wordpress.com/2009/03/13/seni-dan-budaya-rejang-dan-persoalannya/#comment-119</link>
		<dc:creator>omen</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 03:35:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amarta.wordpress.com/?p=286#comment-119</guid>
		<description>Salam Kenal,
Salam budaya,

Saya ucapkan permisi, saya warga yang baru saja tinggal dalam hitungan jari di kota Lebong,

Suasana menuju lebog sungguh eksotis dengan suguhan jalan yang berkelok kelok menembus kampung kampung, lembng dan gunung.

Sungguh, saya percaya tentunya banyak yang indah diadalamnya.

salam budaya.

omen</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Kenal,<br />
Salam budaya,</p>
<p>Saya ucapkan permisi, saya warga yang baru saja tinggal dalam hitungan jari di kota Lebong,</p>
<p>Suasana menuju lebog sungguh eksotis dengan suguhan jalan yang berkelok kelok menembus kampung kampung, lembng dan gunung.</p>
<p>Sungguh, saya percaya tentunya banyak yang indah diadalamnya.</p>
<p>salam budaya.</p>
<p>omen</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: herry</title>
		<link>http://amarta.wordpress.com/2009/03/13/seni-dan-budaya-rejang-dan-persoalannya/#comment-117</link>
		<dc:creator>herry</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 12:39:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amarta.wordpress.com/?p=286#comment-117</guid>
		<description>masarakat rejang juga ada di bengkulu utara</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>masarakat rejang juga ada di bengkulu utara</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: indra</title>
		<link>http://amarta.wordpress.com/2009/03/13/seni-dan-budaya-rejang-dan-persoalannya/#comment-112</link>
		<dc:creator>indra</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 04:09:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amarta.wordpress.com/?p=286#comment-112</guid>
		<description>setuju....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: libra</title>
		<link>http://amarta.wordpress.com/2009/03/13/seni-dan-budaya-rejang-dan-persoalannya/#comment-111</link>
		<dc:creator>libra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 04:47:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amarta.wordpress.com/?p=286#comment-111</guid>
		<description>rejang (rejang lebong, harus lebih giat lagi dalam menggali seni budaya daerah.
hal yang perlu dilakukan oleh pemda dan masyarakat daerah ialah lebih giat dalam mempublikasikan seni budaya dan adat istiadat rejang lebong keseluruh wilayah indonesia..karna rejang  mempunyai potensi untuk dikenal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>rejang (rejang lebong, harus lebih giat lagi dalam menggali seni budaya daerah.<br />
hal yang perlu dilakukan oleh pemda dan masyarakat daerah ialah lebih giat dalam mempublikasikan seni budaya dan adat istiadat rejang lebong keseluruh wilayah indonesia..karna rejang  mempunyai potensi untuk dikenal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Eljambak</title>
		<link>http://amarta.wordpress.com/2009/03/13/seni-dan-budaya-rejang-dan-persoalannya/#comment-108</link>
		<dc:creator>Eljambak</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 04:39:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amarta.wordpress.com/?p=286#comment-108</guid>
		<description>Ada keunikan pada masyarakat Rejang dengan nama dan kata &quot;Rejang&quot; itu sendiri ,hampir dapat dipastikan tidak ada penggunaan huruf &quot;r&quot; di awal kata dalam bahasa Rejang. Namun uniknya kata &quot;Rejang&quot; adalah kata yang diawali huruf &quot;r&quot;. 
Orang Rejang menyebut dirinya &quot;Tun Jang&quot; ,namun sangat sulit mencari tahu arti kata &quot;Jang&quot; atau &quot;Rejang&quot; untuk dicari padanan katanya.
Masyarakat Rejang percaya nenek moyang 
orang Rejang adalah orang &quot;selopoak&quot;. Dalam bahasa Melayu di sekitar  masyarakat Rejang kata &quot;selopoak&quot; sama  dengan kata &quot;selupuh&quot; yang artiny me ngarah ke pohon, tumbuhan. 
Masyarakat Rejang adalah orang yang sangat terampil memanfaatkan pohon,tumbuhan  untuk dijadikan alat rumah tangga dan perkaaks kebun, comtohnya pohon bambu yang dijadikan &quot;brunang&quot; (bakul anyaman bambu),dan sudah menjadi tradisi Rejang sampai sekarang selalu menggunakan bambu sebagai bahan pokok rumah Rejang.
Tanah Rejang pernah diduduki oleh tentara Inggris dan Belanda pada masa pejajahan.Pejajahan pasti mempengaruhi budaya,dalam hal ini bahasa; bagaimana dengan kata &quot;rejang&quot; , adakah pengaruhnya dengan Inggris atau Belanda????????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada keunikan pada masyarakat Rejang dengan nama dan kata &#8220;Rejang&#8221; itu sendiri ,hampir dapat dipastikan tidak ada penggunaan huruf &#8220;r&#8221; di awal kata dalam bahasa Rejang. Namun uniknya kata &#8220;Rejang&#8221; adalah kata yang diawali huruf &#8220;r&#8221;.<br />
Orang Rejang menyebut dirinya &#8220;Tun Jang&#8221; ,namun sangat sulit mencari tahu arti kata &#8220;Jang&#8221; atau &#8220;Rejang&#8221; untuk dicari padanan katanya.<br />
Masyarakat Rejang percaya nenek moyang<br />
orang Rejang adalah orang &#8220;selopoak&#8221;. Dalam bahasa Melayu di sekitar  masyarakat Rejang kata &#8220;selopoak&#8221; sama  dengan kata &#8220;selupuh&#8221; yang artiny me ngarah ke pohon, tumbuhan.<br />
Masyarakat Rejang adalah orang yang sangat terampil memanfaatkan pohon,tumbuhan  untuk dijadikan alat rumah tangga dan perkaaks kebun, comtohnya pohon bambu yang dijadikan &#8220;brunang&#8221; (bakul anyaman bambu),dan sudah menjadi tradisi Rejang sampai sekarang selalu menggunakan bambu sebagai bahan pokok rumah Rejang.<br />
Tanah Rejang pernah diduduki oleh tentara Inggris dan Belanda pada masa pejajahan.Pejajahan pasti mempengaruhi budaya,dalam hal ini bahasa; bagaimana dengan kata &#8220;rejang&#8221; , adakah pengaruhnya dengan Inggris atau Belanda????????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
