5 Desa Diterjang Banjir Bandang

Posted on Februari 17, 2008. Filed under: Kepahiang |

Rakyat Bengkulu/Rabu, 06-Februari-2008    
 
KEPAHIANG – Hujan deras yang turun beruntun sepekan terakhir mulai menimbulkan bencana. Sedikitnya lima desa di Kecamatan Seberang Musi diterjang banjir bandang dan tanah longsor. Lima desa itu adalah Desa Kandang, Cirebon Baru, Temedak, Lubuk Saung dan Temedak.
 
Banjir bandang yang disertai longsoran tebing bukit itu tidak hanya merusak sawah, kolam, dan kebun kopi petani. Tapi, fasilitas umum juga mengalami kerusakan cukup parah. Seperti, jaringan irigasi, jalan desa, dan jembatan. Termasuk,bendung PLTMH Desa Temedak yang baru dioperasikan jebol.Di Desa Kandang, banjir bandang merusak 35 hektare sawah baru tanam dan menghanyutkan ikan di kolam milik petani di 5 desa di Kecamatan Seberang Musi, Kepahiang.5 desa yang dilanda banjir itu adalah Banjir meluncur cepat dari atas bukit.

Selain menimbun sawah dengan lumpur pasir, banjir juga menghanyutkan ribuan ekor ikan yang ditebar di kolam. Termasuk, 9 hektare kubun kopi dan infra struktur desa seperti, irigasi, jalan desa dan jembatan kayu mengalami rusak berat.

25 hektare dari 35 lahan persawahan yang rusak berat itu berada di Desa Kandang. Permukaan sawah yang baru tanam tertimbun lumpur pasir.25 petani sawah itu adalah, Sudi, Lili, Sudir, Susilo, Rusdi, Dewi, Samsudin, Roni, Marjan Ilham, Warjok, Min, Hatta.Suandi, Suardi, Sudir N, Amrullahwi, Sapuan, kalimah, taufik, Nada, Burhan Cahya, Edi Sulaiman, Maryono, Min Sohar, dan Hasan.

Termasuk 10 kolam petani Desa kandang juga porak poranda. Bahkan, seluruh ikan di dalam kolam itu hanyut diterjang banjir. 10 kolam itu milik, Ningsih, Arifin, H. Sawani, Apandi, Idris, Rozi, Agus, Adnan dan Hamid.

Di Desa Taba Padang, 9 hektare kebun kopi petani rusak. Serta, badan jalan dan irigasi tertimbun lumpur. Termasuk 4 jembatan kayu yang dibangun warga ikut terbawa arus air. 28 KK korban banjir di Desa Taba Padang terdiri dari, Bustami, Supono, Na’im, Ali Muslimin, Wawan, Helmi, Ujang suhendra, UjangBustami, Darwan, Hani, Nurman, Jahun, Sofian. Madi, Hana, Buldani, Saipul, Sai, Amsah, Cik Aan, Ma’an, Ujang, Jahin, Madiun, Indra dan Man.

Korban lain adalah petani kopi Desa Lubuk Saung, Bidin. Serta, pengusaha batu bata, Drs. Suparman.Dapur pembakaran dan bedeng karyawan hanyut terbawa arus.Bahkan, 2 ekor sapi milik kelompok tani mati dan hanyut.

11 KK lagi adalah, petani kopi dan petambakikan Desa Cirebon Baru. Mereka adalah, iskandar, Saleh, Bunaim, Ujang Dulhadi, Jaya Suoena, Sarijo, Sidrajat, Robain, Ratih, Warji, dan Walim.
”Bencana alam banjir bandang disertai tanah longsor ini sudah kita laporkan ke Pak Bupati. Tapi, kita belum bisa merinci nilai kerugian yang dialami warga,” jelas Camat Seberang Musi, H. Safuan Kujana. (iei)

Make a Comment

Make a Comment: ( None so far )

blockquote and a tags work here.

    About

    Aliansi Masyarakat Adat Rejang Tapus Pat Petulai

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • Komentar-komentar terakhir pada seluruh tulisan dalam RSS
    • Subscribe in Rojo

    Meta

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...